3 Tips Agar Tetap Nyaman Tinggal Dekat Kawasan Industri

January 01, 2021

Seperti yang kita ketahui bahwa kawasan industri merupakan sebuah kawasan yang berisikan banyak sekali pabrik serta perusahaan besar beroperasi. Kondisi tersebut menjadikan kawasan industri identik dengan polusi, baik polusi udara maupun polusi suara. Akan tetapi, jangan selalu memandang sebelah mata terhadap kawasan industri sebab biasanya area sekitar kawasan industri memiliki angka kenaikan properti yang sangat tinggi setiap waktu. 

 

Sebab itu, banyak perumahan bahkan komplek berskala kota mandiri yang dibangun di sekitar kawasan industri, salah satunya seperti Suvarna Sutera. Kota mandiri besutan Alam Sutera Group ini sangat dekat dengan kawasan industri Cikupa dan tentunya memiliki nilai investasi yang tinggi meskipun dekat dengan kawasan padat industri. 

 

Tentunya, jika Anda memilih untuk membeli salah satu unit hunian di dalam kawasan Suvarna Sutera, Anda pun harus melakukan langkah - langkah penataan rumah agar tetap nyaman sebab biar bagaimanapun juga, kawasan industri memang tak bisa dipungkiri menyumbang polusi yang tinggi. Dan berikut adalah tips penataan rumah agar tetap nyaman apabila Anda menetap dekat kawasan industri:

 

Perbanyak Tanaman

Ya, seperti yang kita ketahui bersama bahwa tanaman dapat menyerap polusi, maka dari itu apabila Anda menetap dekat kawasan industri sudah pasti Anda harus menanam lebih banyak tanaman di area rumah. Hal tersebut tentu saja dilakukan agar polusi yang terserap bisa lebih banyak. Selain itu, tanaman hijau pun akan memberi pemandangan yang segar untuk mata.

 

Gunakan Karpet

Penggunaan karpet di rumah pun ternyata bisa membantu Anda untuk mengurangi polusi suara yang ditimbulkan oleh kawasan industri, lho! Dan karpet memang bisa berfungsi sebagai peredam suara yang paling mudah ditemui. Selain itu, peletakan karpet di rumah pun dapat meningkatkan nilai estetika.

 

Perhatikan Ketersediaan Air

Kawasan industri biasanya membutuhkan air dalam jumlah banyak dan sebagian besar dari mereka menggunakan air tanah. Untuk itu, perhatikan ketersediaan air di rumah Anda. Apakah mencukupi atau tidak. Perhatikan pula kualitasnya. Jika tidak terlalu baik, mungkin Anda bisa menggunakan filter air di rumah agar kebutuhan tetap terpenuhi.